You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Revitalisasi Pasar Kramat Jati Dikebut
photo Nurito - Beritajakarta.id

Revitalisasi Pasar Kramat Jati Dikebut

Revitalisasi Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur terus dikebut. Ditargetkan revitalisasi rampung pada Desember 2016. Padahal Sesuai jadwal, revitalisasi ini rampung pada Februari 2017 mendatang.

Kita kebut revitalisasi ini dan ditargetkan rampung lebih cepat, pada Desember mendatang. Kalau dijadwal kan rampung Februari 2016

Pantauan Beritajakarta.com, Selasa (31/5), sebagian bangunan mulai direnovasi. Bagian yang direvitalisasi ini hampir seluruh bagian bangunan. Termasuk instalasi listrik, air, pipa, atap hingga lantai. Bahkan ralling tangga diganti dengan besi stainless steel. Selain itu, MCK juga akan dirombak total hingga kondisinya seperti di mal atau plaza.

Selain itu, saluran air di sekeliling pasar juga dinormalisasi, beberapa saluran air dibuatkan gorong-gorong berdiameter sekitar 60 sentimeter. Pasar yang dibangun tahun 1990 ini direvitalisasi dengan model berwawasan lingkungan.

Djarot Minta Toilet Pasar Kramat Jati Lebih Layak

Manajer Pasar Kramat Jati, Makmun mengatakan, revitalisasi ini lebih cepat dua bulan dari rencana awal. "Kita kebut revitalisasi ini dan ditargetkan rampung lebih cepat, pada Desember mendatang. Kalau dijadwal kan rampung Februari 2016," kata Makmun, Selasa (31/5).

Ditambahkan Makmun, Pasar Kramat Jati memiliki 1.800 tempat usaha berupa kios dan los. Dari jumlah tersebut, 124 kios di antaranya adalah tempat penjualan emas.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1201 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1192 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye997 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye956 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye863 personBudhi Firmansyah Surapati